Universitas Airlangga menetapkan arah pengembangan jangka menengah yang berfokus pada peningkatan daya saing global melalui penguatan kinerja akademik, riset, dan
Tokoh Pilihan Kampus Indonesia 2025
Prof Saiful Anwar menegaskan pentingnya sinkronisasi data mahasiswa penerima KIP Kuliah, agar kebijakan afirmatif ini tepat sasaran dan membantu PTS
Prof Purbayanto menyebut bahwa peran asesor kini tidak hanya sebagai “penilai” tetapi juga mitra pengembangan mutu kampus.
Prof. Khairul Munadi menyatakan bahwa perguruan tinggi tidak boleh berhenti pada produksi lulusan semata, tetapi harus melahirkan generasi pemimpin
Prof. Brian menyatakan bahwa Indonesia perlu meningkatkan kapasitas teknologi secara signifikan untuk keluar dari jebakan pendapatan menengah. Dalam upaya ini,