Selama lebih dari dua dekade Reformasi, Indonesia mempertahankan sistem demokrasi yang bertumpu pada partai politik massa. Sistem ini dibangun di
Opini
Hari Pers Nasional (HPN) yang dirayakan sekali setahun, kembali bersatu, setelah pesta sekali setahun dalam rangka hari lahirnya organisasi pers