Unissula berhasil meraih Akreditasi Institusi Unggul dari BAN-PT pada 2022 dan menempati peringkat ke-11 nasional di antara perguruan tinggi berakreditasi unggul.
Saat ini, jumlah mahasiswa aktif mencapai 21.418 orang, didukung 639 dosen yang terdiri dari 93 guru besar (termasuk profesor kehormatan) dan 295 doktor.
Kampus ini memiliki 13 fakultas dengan 47 program studi, di mana 34 telah berakreditasi Unggul dan 13 lainnya meraih akreditasi internasional dari ASIC (Inggris) dan ABEST21 (Jepang).
Ribuan alumni Unissula tersebar di seluruh Indonesia dan mancanegara, dengan lebih dari 137 di antaranya menjadi pejabat publik atau pemimpin di berbagai sektor strategis.
Unissula juga aktif di pemeringkatan internasional seperti QS Asia – Southeast Asia Ranking (169), AppliedHE ASEAN Ranking (96), UI GreenMetric World University Ranking (717 dunia, 67 Indonesia), Impact Rankings by Education (41 Indonesia, 1501+ dunia), dan Webometrics Ranking 2025 (56 nasional, 3428 dunia).
Berdiri di lahan seluas 336.570 m², kampus ini dilengkapi fasilitas modern seperti Gedung Rektorat, Sultan Agung Convention Hall, Sport Center, masjid megah, dan gedung fakultas tematik untuk Kedokteran, Kedokteran Gigi, Teknik, Hukum, hingga Ekonomi.
Universitas Islam Sultan Agung (Unissula)
Cikal bakal Unissula berawal dari tekad para ulama, cendekiawan, dan tokoh masyarakat Semarang untuk menghadirkan perguruan tinggi Islam yang unggul dan mandiri. Berdiri pada 1962 di bawah naungan Yayasan Badan Wakaf Sultan Agung (YBWSA),
nama Unissula diambil dari Sultan Agung Hanyokrokusumo, pahlawan nasional yang melambangkan kejayaan dan kebijaksanaan Islam Nusantara.
Menurut Wakil Rektor I, Dr. Mochamad Abdul Basir, S.Pd., M.Pd., awalnya Unissula membuka tiga fakultas utama: Hukum, Ekonomi, dan Teknik. Meski sarana terbatas, semangat pendiri dan civitas akademika menjadi modal membangun kampus berbasis nilai Islam dan pengabdian masyarakat.
Kini Unissula menjadi salah satu universitas Islam swasta terbesar di Indonesia dengan ciri khas integrasi ilmu dan agama untuk mencetak sarjana profesional berakhlak mulia.
Konsistensi menjaga mutu dan inovasi mengantarkan Unissula meraih Akreditasi Institusi Unggul dari BAN-PT pada 2022 dan menempati peringkat ke-11 nasional di antara perguruan tinggi berakreditasi unggul.
Kampus ini juga meraih berbagai penghargaan dari LLDIKTI Wilayah VI Jawa Tengah pada 2023 dan 2024, termasuk Indeks MBKM terbaik dan Kinerja Penelitian terbaik. Menghadapi era globalisasi dan teknologi, Unissula menegaskan visinya sebagai World Class Islamic University yang memadukan keunggulan akademik dengan nilai spiritual rahmatan lil ‘alamin.
Jejaring internasional terus diperkuat melalui kerja sama dengan Kasetsart University (Thailand), Kanagawa Institute of Technology (Jepang), Biliran Province State University (Filipina), Rotterdam University of Applied Sciences (Belanda), dan Istanbul University (Turki).
Kolaborasi ini mencakup tridarma perguruan tinggi, riset bersama, hibah penelitian, hingga penguji eksternal. Dalam pelaksanaan program Kampus Berdampak atau sebelumnya Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM),
Unissula membentuk Inkubator Bisnis dan Kewirausahaan Mahasiswa Garuda Startup sebagai wadah pengembangan jiwa wirausaha, yang didukung kerja sama dengan perbankan, koperasi, dan dinas UMKM untuk pendampingan usaha serta sertifikasi halal.
Melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM), Unissula juga membina desa mitra di Kabupaten Semarang dalam pengembangan Green Economic Project lewat pelatihan e-commerce, pengemasan produk pertanian, dan digitalisasi pemasaran yang berdampak pada peningkatan pendapatan masyarakat.
Dr. Mochamad Abdul Basir, S.Pd., M.Pd – Perkuat Akademik Berbasis Mutu Perluas Kerja Sama Internasional
Di balik reputasi akademik yang terus menguat, Universitas Islam Sultan Agung (Unissula) memiliki sosok pemimpin akademik yang menjadi motor perubahan dan penggerak budaya mutu di kampus, yakni Dr. Mochamad Abdul Basir, S.Pd., M.Pd., Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Kerja Sama.
Sejak awal karier, ia dikenal sebagai pendidik yang hangat, dekat dengan mahasiswa, dan berkomitmen menghadirkan pembelajaran inovatif berbasis teknologi digital tanpa meninggalkan nilai-nilai keislaman.
Produktivitas akademiknya terlihat dari berbagai karya ilmiah yang terbit di tingkat nasional maupun internasional.
Sejak 2017, ia berhasil meraih berbagai hibah penelitian dan pengabdian masyarakat dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.
Konsistensinya dalam riset dan inovasi pembelajaran membawanya dipercaya memimpin Lembaga Pengembangan Pembelajaran dan Penjaminan Mutu (LP3M) Unissula, sebuah lembaga strategis yang menjadi pusat kendali peningkatan mutu akademik.
Memimpin LP3M
Di bawah kepemimpinan Dr. Mochamad Abdul Basir, LP3M tidak hanya berfungsi secara administratif, tetapi tumbuh menjadi pusat inovasi akademik yang dinamis. Budaya mutu diterapkan secara menyeluruh di setiap program studi melalui pembinaan, pelatihan, monitoring, dan evaluasi berkelanjutan.
Hasilnya terlihat jelas, 85 persen program studi di Unissula berhasil meraih akreditasi Unggul, sementara di tingkat institusi universitas ini mencatat prestasi besar dengan Akreditasi Unggul dari BAN-PT pada 2022.
Capaian ini menempatkan Unissula di peringkat ke-11 nasional di antara perguruan tinggi berakreditasi Unggul, sejajar dengan kampus-kampus ternama negeri maupun swasta di Indonesia.
“Keberhasilan ini bukan hasil kerja satu orang, melainkan buah kolaborasi seluruh civitas akademika,” tegasnya.
Kini, sebagai Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Kerja Sama, Dr. Abdul Basir melanjutkan agenda besar transformasi Unissula dengan memperkuat tata kelola akademik berbasis mutu,
memperluas jejaring nasional dan internasional, serta mendorong inovasi pembelajaran digital yang selaras dengan visi universitas sebagai World Class Islamic University.
Ekosistem Ekonomi
Dr. Abdul Basir mengatakan bahwa sebagai kampus besar di kawasan Kaligawe, Semarang, Unissula pernah menghadapi tantangan serius berupa ancaman banjir dan rob.
Sejak 2024, melalui kebijakan Yayasan Badan Wakaf Sultan Agung (YBWSA), dilakukan renovasi besar-besaran dengan meninggikan seluruh area kampus. Langkah ini membuat lingkungan Unissula kini bebas banjir dan tampil lebih representatif sebagai kampus modern yang nyaman dan hijau.
Dari sisi hunian, Unissula memiliki dua asrama putri dan satu asrama putra yang dapat menampung sekitar seribu mahasiswa, ditambah dua asrama khusus untuk mahasiswa Fakultas Kedokteran dan Fakultas Kedokteran Gigi yang berlokasi dekat gedung perkuliahan.
Fasilitas pendukung kampus meliputi auditorium modern, unit percetakan, sport center, layanan katering, berbagai unit bisnis, serta sarana akademik dan kemahasiswaan lainnya.
Semua infrastruktur dikelola terpadu dengan sistem close-loop di bawah pengawasan yayasan, sehingga aktivitas ekonomi kampus dapat berputar secara mandiri.
“Prinsipnya, perguruan tinggi yang kuat tidak hanya bergantung pada biaya mahasiswa, tetapi juga harus mampu membangun ekosistem ekonomi mandiri yang menopang kegiatan akademik dan pengabdian,” ujarnya.














