Rektor President University Handa S Abidin, SH, LLM, PhD membuka prosesi wisuda dengan seruan, “Welcome to the most international university in Indonesia!” Para lulusan yang diwisuda berasal dari berbagai latar belakang kebangsaan.
Sebanyak 74 mahasiswa internasional tercatat berasal dari Amerika Serikat (AS), China, Fiji, Mongolia, Myanmar, Pakistan, Palestina, Sri Lanka, Timor Leste, dan Vietnam.
“Jumlah mahasiswa internasional yang diwisuda tahun ini mengalami peningkatan lebih dari dua kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya,” ujarnya.
Sidang Senat Terbuka Wisuda ke-21 juga dihadiri jajaran korps diplomatik dari berbagai negara. Sejumlah duta besar hadir, yakni Duta Besar Bangladesh, Duta Besar Republik Korea untuk PBB periode 2013–2016 yang juga Presiden Dewan Keamanan PBB Periode 2014, serta Presiden Dewan Ekonomi dan Sosial PBB Periode 2015–2016.
Hadir pula Duta Besar Mozambik, Duta Besar Rwanda, Duta Besar Sudan, Duta Besar Tanzania, Duta Besar Vietnam, Duta Besar Yordania, Chargé d’Affaires Kedutaan Republik Kenya, Head of Chancery Kedutaan Besar Sri Lanka, Counselor Kedutaan Besar Angola, serta perwakilan Kedutaan Besar Iran.
Bahasa Inggris
Prosesi wisuda dilaksanakan sepenuhnya dalam bahasa Inggrisyang semakin menegaskan posisi President University sebagai salah satu upacara wisuda paling internasional di Indonesia.
Dari unsur pemerintahan, acara tersebut dihadiri Wakil Menteri Perdagangan Republik Indonesia Dyah Roro Esti, Wakil Menteri Ekonomi Kreatif Republik Indonesia Irene Umar, yang juga merupakan alumni President University, Sekretaris Direktorat JenderalSains dan Teknologi Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi M Samsuri, serta Kepala LLDIKTI Wilayah IV Lukman.
Dari keluarga besar President University, hadir Pendiri dan Chairman Jababeka Group Setyono Djuandi Darmono, Penasihat SeniorYayasan Pendidikan Universitas Presiden (YPUP) Dr J SatrijoTanudjojo, Wakil Ketua Dewan Pembina YPUP Suteja Darmono, serta Ketua Pengurus YPUP Prof Dr Ir Budi Susilo Soepandji.
Turut hadir pula International Chancellor President University Prof. Ki-chan Kim, Duta Besar Indonesia untuk Qatar (2003–2007) Abdul Wahid Maktub, serta Duta Besar Indonesia untuk Vietnam (2016–2020) Ibnu Hadi, MEc, yang merupakan penasihat Rektor
President University.
Karier Global
Handa mengatakan, kekuatan para lulusan terletak pada kemampuan berbahasa Inggris yang dilatih dalam keseharian mahasiswa, kepercayaan diri yang tumbuh dari pengembangan kemampuan individu, serta sikap saling menghargai di lingkungan yang beragam.
“Semua hal ini dapat didapatkan saat belajar di sebagai universitas paling internasional di Indonesia,” katanya.
Salah satu alumnus yang turut memberikan sambutan adalah Wakil Menteri Ekonomi Kreatif Republik Indonesia Irene Umar, lulusan Program Studi ManajemenFakultas Bisnis President University tahun 2008. Irene lulus dari President University sekitar 20 tahun yang lalu.
“Melihat hari ini begitu banyak mahasiswa yang diwisuda, saya semakin yakin bahwa memilih untuk berkuliah di President University 20 tahun yang lalu adalah keputusan yang tepat bagi saya,” ujar Irene.
Sementara itu, Wakil Menteri Perdagangan Republik Indonesia Dyah Roro Esti menegaskan bahwa capaian para wisudawan merupakan hasil dari ketangguhan dan dorongan untuk terus melangkah maju. Menurut Dyah, tidak menjadi persoalan apabila seseorang belum mengetahui secara pasti ingin menjadi apa.
“Selama kita tetap setia pada tujuan, kita akan menemukan arah kita,” kata Dyah.
12 Profesor
Pada tersebut, Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah IV Dr.Lukman, ST,M.Hum, menyampaikan
aparesiasi atas capaian President University di tingkat nasional dan global.
“Saya bertanggung jawab atas 420 perguruan tinggi. Dari jumlah tersebut, hanya 19 perguruan tinggi yang terakreditasi Unggul, dan President University merupakan salah satunya. President University juga telah masuk dalam pemeringkatan universitas kelas dunia, seperti QS dan Times Higher Education (THE),” katanya.
Pada kesempatan tersebut, Lukman juga menyerahkan Surat Keputusan Guru Besar kepada dua dosen President University, yakni Prof Jhanghiz Syahrivar, SE, MM, PhD di bidang Manajemen Pemasaran dan Prof Dr Anton Wachidin Widjaja, SE, MM di bidang Manajemen Strategi. Dengan penetapan tersebut, saat ini President University memiliki total 12 profesor.
Sumber:Kompas.com














