Img; Kompas.com

Indonesia Perkuat Kerja Sama Pendidikan Tinggi dengan Yordania, Fokus Bidang Kedokteran

Share

Indonesia memperkuat kerja sama dengan Yordania di bidang pendidikan tinggi dengan fokus pada ilmu kedokteran. Komitmen tersebut diperkuat dalam pertemuan Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamendikti saintek) Stella Christie dengan Duta Besar (Dubes) Yordania untuk Indonesia, Sudqi Atallah Abd Alkader Al Omoush

Fokus Bidang Kedokteran
Fokus awal kerja sama diarahkan pada bidang ilmu kedokteran dan kesehatan, mengingat hal itu urgensi penguatan sistem kesehatan nasional Indonesia.

Wamen Stella menegaskan bahwa implementasi secara nyata menjadi kunci utama keberhasilan kerja sama. Wamen Stella menerangkan, saat ini yang terpenting adalah bagaimana kerja sama tersebut diimplementasikan secara nyata.

“Untuk tahap awal, mari kita fokus pada kerja sama pada bidang ilmu kedokteran karena penguatan ilmu kedokteran menjadi prioritas strategis dan Indonesia masih membutuhkan lebih banyak tenaga medis, spesialis, serta pengembangan riset kesehatan yang kuat,” ujar Stella

Kedua pihak sepakat bahwa kerja sama internasional tidak cukup hanya penandatanganan nota kesepahaman, melainkan harus  dilaksanakan secara konkret, terukur, dan berkelanjutan.

Yordania memiliki posisi yang strategis dan pengalaman panjang dalam pengembangan pendidikan kedokteran yang diakui secara internasional.

“Ini merupakan kesempatan yang baik bagi kami, bekerjasama dengan Yordania, salah satu pusat ilmu kedokteran di kawasan Timur Tengah, banyak orang datang ke Yordania untuk belajar dan mengembangkan medical sciences,” tambah Wamen Stella.

Wujud kerja sama
Kerja sama yang disepakati mencakup pertukaran mahasiswa dan dosen, program visiting professor, penelitian bersama, serta pengembangan kapasitas institusi pendidikan kedokteran.

Selain pendidikan dokter, terbuka peluang pelatihan tenaga kesehatan, termasuk perawat, agar memiliki kompetensi dan daya saing global.

Indonesia-Yordania sepakat membentuk gugus tugas (task force) yang bertugas menyusun peta jalan kerja sama, mengidentifikasi program prioritas, serta memastikan keterlibatan perguruan tinggi negeri dan swasta di Indonesia.

Perluas kemitraan
Gugus tugas ini didukung oleh Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) guna memperluas jangkauan dan manfaat kerja sama. Dubes Yordania untuk Indonesia menyambut positif kolaborasi tersebut dan menyatakan kesiapan universitas-universitas di Yordania untuk memperluas kemitraan dengan perguruan tinggi Indonesia.

Yordania juga membuka peluang berbagi praktik baik dalam pengelolaan pendidikan tinggi, riset terapan, serta keterkaitan antara universitas, layanan kesehatan, dan kebutuhan masyarakat.

Pertemuan ini juga menjadi bagian dari penguatan hubungan bilateral Indonesia–Yordania yang telah terjalin sejak 1950 dan terus berkembang secara positif. Khususnya di bidang pendidikan, sosial-budaya, serta pengembangan sumber daya manusia.

Kerja sama pendidikan tinggi merupakan salah satu pilar strategis dalam mempererat hubungan Indonesia-Yordania sekaligus menjawab tantangan pembangunan nasional.

Sumber: Kompas.com

Artikel Terkait