Atas capaian tersebut, BPR BKK Blora berhasil meraih predikat The Best Rating BPR Milik Pemda
dengan aset Rp. 250 miliar sampai dengan kurang dari Rp.500 miliar dari Majalah Info bank edisi Februari 2026,sebagai bentuk apresiasi atas kinerja yang solid dan konsisten dalam menjaga pertumbuhan.
Pada tahun sebelumnya, BPR BKK Blora juga meraih predikat “Sangat Bagus” versi Infobank 2025.
Kemudian di tahun 2025 juga BPR BKK Blora meraih peringkat terbaik ke-2 BPR BKK Award Se-Jawa Tengah.
Capaian tersebut tidak lepas dari kepemimpinan Puguh yang berpengalaman, dengan rekam jejak
panjang di lingkungan BPR BKK. Selain itu, ia menilai sinergi antara pemilik, pengurus dan pegawai dalam mengelola bank berjalan dengan baik dan memberikan dampak positif terhadap peningkatan
kinerja BPR BKK Blora.
Bagi Puguh, sinergi menjadi fondasi penting bagi manajemen dalam menghadapi persaingan industri
perbankan yang semakin ketat sepanjang 2025.
Kinerja positif yang berhasil diraih didukung oleh kebijakan manajemen yang terarah, meliputi efisiensi operasional, pertumbuhan kredit yang terukur, perbaikan kualitas aset, serta penajaman strategi bisnis.
Kinerja Prima
Kinerja prima itu juga ditunjang dari sisi permodalan dimana total ekuitas BPR BKK Blora tercatat sebesar Rp 70,91 miliar per 31 Desember 2025.
Nilai tersebut meningkat dibandingkan posisi Desember 2024 yang tercatat sebesar Rp 65,18 miliar
Secara operasional, bank ini melayani tabungan, deposito, dan kredit dengan jaringan 12 kantor cabang dan 7 kantor kas, serta berprestasi tingkat nasional.
Puguh menjelaskan total liabilitas atau kewajiban bank tercatat sebesar Rp 453,46 miliar. Komponen
terbesar berasal dari dana masyarakat, yakni tabungan sebesar Rp 317,70 miliar dan deposito sebesar Rp119,30 miliar.
Dari sisi penyaluran dana, jelasnya, total aset produktif BPR BKK Blora mencapai Rp 540,58 miliar, dengan rincian penempatan dana pada bank lain sebesar Rp 103,49 miliar serta kredit yang diberikan kepada pihak nonbank sebesar Rp 433,91 miliar.
BPR BKK Blora memiliki kondisi baik yang ditunjukkan dengan rasio keuangan sehat dengan Rasio
kecukupan modal atau capital adequacy ratio tercatat sebesar 22,25 persen, sementara return on assets (ROA) mencapai 4,54 persen.
“Laporan keuangan tersebut telah dipublikasikan melalui aplikasi pelaporan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sebagai bentuk transparansi kinerja keuangan BPR kepada masyarakat serta para pemangku
kepentingan,” ujarnya.
Program CSR
Puguh menjelaskan bahwa BPR BKK Blora juga menyalurkan program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) pada awal tahun 2026 dengan total anggaran Rp 50 juta.
Anggaran tersebut dialokasikan untuk tiga program, salah satunya pengembangan usaha ternak ayam petelur. Bantuan kepada peternak milenial di Kabupaten Blora itu, meliputi bantuan kandang ayam, 50 ekor ayam petelur siap produksi, serta pakan untuk kebutuhan satu bulan termasuk vitamin.
la menegaskan bahwa program tersebut merupakan wujud kepedulian perusahaan terhadap petani milenial dalam mengembangkan usaha mereka, baik melalui bantuan peralatan, bibit, pakan, hingga dukungan permodalan. Bantuan diserahkan langsung oleh Wakil Bupati Blora, Sri Setyorini didampingi Dirut BKK Blora.
Terlibat Aktif
Dalam aktivitas pembiayaan masyarakat atau kegiatan lain, Puguh terlibat secara aktif. Ia juga menegaskan komitmen bank yang dipimpinnya untuk mendukung upaya Pemkab Blora dalam menahan laju inflasi.
Misal dengan menggelar pasar murah, dimana yang menjual bahan pokok bukan BPR BKK secara langsung, melainkan Gapoktan.
Sementara itu, subsidi harga menjadi tanggung jawab BPR BKK. Puguh hanya mencarikan dana untuk mensubsidi bahan pokok guna menekan laju inflasi.
Pihaknya juga berkoordinasi dengan camat untuk menentukan lokasi pasar murah. BPR BKK Blora nantinya akan fokus menyalurkan komoditas yang mengalami kenaikan harga signifikan, seperti beras, gula, dan telur.
Ini merupakan salah satu upaya strategis Pemkab Blora yang dilakukan melalui inovasi Bu Desi Plus, yakni BUMD Peduli Inflasi dan Stabilitas Ekonomi.
“Dengan dukungan penuh pemegang saham, Pemprov Jateng dan Pemkab Blora, BPR BKK Blora
optimistis melanjutkan kinerja positif dengan fokus pada pertumbuhan yang sehat, profitabilitas berkelanjutan dan kesiapan menjadi penggerak ekonomi daerah”, ucapnya.










