Uniknya, atau anehnya, wawancara itu tidak pernah dilakukan dengan tatap muka langsung. Memanfaatkan teknologi digital, wawancara dengan para rektor yang penuh semangat tersebut dilakukan dengan fasilitas platform zoom. Disunting oleh editor video, sebelum ditayangkan melalui kanal youtube Inspirasi untuk Bangsa.
Kami ada beberapa editor antara lain Ardian alumni ISI Surakarta, prodi Film. Ada Yossa, alumni program S2 Mipa Undip. Juga ada Asti lulusan S1 Komunikasi Undip. Setelah tayang di kanal youtube, kemudian di transkrip, oleh Fitri mahasiswa semester akhir di Program Matematika, Fakultas Teknik Undip.
Setelah ditranskrip dikirim kepada para penulis ulang (rewriter). Ada wartawan senior Bambang Sartono, dan Eko Edi Nuryanto. Ada dosen Usman Wafa, ada staf di kantor kami Salahudin Surya Amin. Dan beberapa orang lagi yang membantu. Sebagaian besar mereka memang WFH (work from home) , bekerja di rumah masing-masing.
Proses selanjutnya diedit, senior kami Bambang Sadono (BS) dengan tekun membaca satu persatu hasil tulisan tersebut. Baru dikirim ke desain grafis kami, Sigit Sam, yang biasa bekerja dari mana saja, 24 jam sehari. Begitullah rangkaian panjang tulisan di Majalah Indonesia Group (MIG), bukan hanya di Kampus Indonesia, tetapi juga di Politik Indonesia, Ekonomi Indonesia, dan Kesehatan Indonesia. Semua keluarga Majalah Indonesia Group tersebut, cetaknya terbit bulanan. Edisi digitalnya, sudah bisa diakses, setiap tanggal 1 di https://majalahindonesia.online/
**
Ketika mendapat kesempatan untuk wawancara langsung dengan Rektor Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Prof. Dr. Komarudin, M.Si ada yang terasa beda. Pemimpin Redaksi Majalah Indonesia Group (MIG), Bambang Sadono (BS) sebenarnya sudah beberapa kali mwawancarai Prof. Komarudin, tetapi ya itu, via zoom.
Kalau wawancara langsung, lebih ekspresif, lebih tertangkap semangatnya. Cukup asyik mewawancarai Prof. Komarudin di kantornya, kampus UNJ di Rawamangun yang tampak makin sesak dengan gedung-gedung tinggi. Mahasiswa, staf pengajar, dan tenaga kependidikan yang tampak bersemangat. Wawancara langsung ini lancar dengan dukungan, tim digital kami Bambang Yasa Rajasa Sadono, dan Dian Mahardika.
Mudah-mudahan targetnya segera tercapai. Setelah meraih Perguruan Tinggi Negeri Berbadan Hukum (PTNBH), segera mencapai world class university, dengan akreditasi internasional, dan prestasi global.
Berikutnya kami merencanakan untuk mengunjungi dan mewawancarai Rektor hebat yang lain.














