Dalam pemeringkatan tersebut, Unesa bersanding dengan sejumlah perguruan tinggi lainnya seperti BINUS Online dengan posisi global ke-20, disusul Universitas Terbuka di peringkat ke-51 global, Universitas Telkom di peringkat ke-52, Unesa di posisi ke-54, dan Universitas Padjadjaran di peringkat ke-55 dunia.
Rektor Unesa, Nurhasan menyampaikan bahwa capaian ini merupakan hasil dari prosespanjang transformasi akademik dan tata kelola pembelajaran digital yang dilakukan secara konsisten.
Menurutnya, Unesa tidak hanya berfokus pada pemanfaatan teknologi, melainkan turut menekankan pada sektor kualitas pedagogi, aksesibilitas, serta pengalaman belajar mahasiswa.
“Peringkat ini menjadi pengakuan internasional atas komitmen Unesa dalam mengembangkan pembelajaran daring yang inklusif, adaptif, dan bermutu,” ujarnya.
Rektor menambahkan bahwa penguatan sistem pembelajaran daring didukung oleh pengembangan Learning Management System (LMS) yang terintegrasi, peningkatan kompetensi dosen dalam pedagogi digital, serta penyediaan konten pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja dan perkembangan ilmu pengetahuan.
Kampus Berdampak
Nurhasan menegaskan bahwa capaian ini sejalan dengan visi Unesa sebagai kampus unggul yang berorientasi pada dampak. Pembelajaran daring, bukan hanya menjadi solusi pascapandemi, tetapi telah menjadi bagian integral dari strategi pengembangan pendidikan tinggi yang fleksibel dan berkelanjutan.
“Ke depan, Unesa terus memperkuat kualitas pembelajaran daring melalui inovasi kurikulum, peningkatan layanan akademik digital, serta kolaborasi dengan mitra nasional dan internasional. Target kami bukan hanya mempertahankan peringkat, tetapi meningkatkan kualitas dan dampak nyata bagi mahasiswa dan masyarakat,” tegasnya.
Dengan capaian peringkat 4 nasional dan 54 dunia versi THE Online Learning Rankings 2024, Unesa semakin mengukuhkan posisinya sebagai salah satu perguruan tinggi negeri yang adaptif terhadap perubahan, progresif dalam inovasi, dan konsisten menghadirkan pendidikan tinggi yang relevan di tingkat global.
Sumber:Unesa.ac.id














