Dr. Setiadi, S.Kep., Ns., M.Kep. - Ketua STIKES Hang Tuah Surabaya

Dr. Setiadi, S.Kep., Ns., M.Kep. – Capai Akreditasi Unggul Berjuang untuk Naik Kelas

Share

Dr. Setiadi, S.Kep., Ns., M.Kes. merupakan produk asli Stikes Hang Tuah Surabaya. Ia menyelesaikan pendidikan Sarjana Keperawatan (S.Kep.) dan Profesi Ners di tempat kerjanya saat ini.

Sedangkan gelar magister diperoleh dari Universitas Indonesia (2009), dan meraih gelar doktor tahun 2020 dari Universitas Negeri Surabaya.

Ia memulai karir sebagai tenaga pendidik dan profesional di bidang keperawatan di almamaternya.
Sebelum menjabat Ketua, ia menjabat Pembantu Ketua II (Puket II) yang membidangi keuangan dan
administrasi.

Setiadi berterima kasih atas prestasi akreditasi unggul yang diraih institusi. Baginya prestasi tersebut sesuatu yang membanggakan, disyukuri, dipertahankan, dan ditingkatkan.

Ia pun mengapresiasi mahasiswa dan staf akademik yang berprestasi. Keberhasilan itu tak lepas dari
kerja keras seluruh dosen, tenaga kependidikan, serta dukungan penuh berbagai pihak.

“Seluruh staf, baik dosen maupun tenaga pendidikan, sangat loyal dan bekerja sesuai target. Apa yang sulit dicapai akan terus diupayakan agar standar tertinggi akreditasi bisa diraih,” ujarnya.

Setiadi menjelaskan, pengembangan institusi selalu berpedoman pada standar pemerintah untuk mencapai akreditasi terbaik.

Mulai dari peningkatan fasilitas, penguatan SDM, hingga inovasi program pendidikan terus dilakukan secara terarah.

“Ketika kami bicara akreditasi tertinggi, kami pelajari dulu standarnya seperti apa. Semua kami arahkan agar setiap bidang seperti pendidikan, penelitian, hingga pengabdian masyarakat bisa memenuhi standar itu,” tambahnya.

Hasilnya, tiga program studi yakni D3 Keperawatan, S1 Keperawatan, dan Pendidikan Profesi Ners berhasil meraih akreditasi Unggul.

Sementara dua prodi lainnya, S1 Gizi dan D4 Manajemen Informasi Kesehatan, mendapat predikat Baik Sekali.

Prestasi Mahasiswa
Tak heran, keberadaan ruang Computer-Based Test (CBT) di kampus ini turut meningkatkan prestasi mahasiswa.

Tingkat kelulusan uji kompetensi nasional mencapai 95 persen untuk profesi Ners dan 96,10 persen
untuk D3 Keperawatan.

Angka itu menempatkan Stikes Hang Tuah di papan atas nasional. Menurutnya kesuksesan itu bukan hasil instan, melainkan perjalanan panjang menuju akreditasi tertinggi.

Ia menyebut tantangan terbesar adalah memenuhi kriteria jumlah dosen bergelar doktor, namun
upaya peningkatan SDM terus dilakukan melalui program beasiswa studi lanjut.

Juga berencana mengembangkan bidang Anestesi serta program Nutrisionis dan Dietisien. Langkah
itu sejalan dengan visi kampus untuk memperluas peran di sektor kesehatan nasional dan internasional.

“Setelah sekian tahun kami berproses, kini sudah sampai di titik Unggul. Langkah selanjutnya, kamimenyiapkan rencana kerja baru seperti program utama yang akan didirikan S2 kesehatan masyarakat dan D4 perawat anestesi,” ungkapnya.

Ia pun menjalin kerja sama strategis dengan Lembaga Kesehatan Kelautan TNI AL (Lakesla) melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (MoU) tentang Penyelenggaraan Pendidikan, Penelitian, Pelatihan dan Pengabdian Masyarakat di Lembaga Kesehatan Kelautan TNI AL Drs. Med. R. Rijadi S., Phys. Surabaya.

Hal itu merupakan perpanjangan dari kerja sama yang telah terjalin lama. Itu untuk memperkuat sinergi sebagai perguruan tinggi yang memiliki keunggulan kesehatan maritiman dan kelautan.

Kolaborasi itu tidak hanya memperluas jejaring akademik, tetapi juga meningkatkan kualitas alumni, serta mendorong implementasi hasil riset dan inovasi dalam pengembangan sektor maritim serta kelautan.

“Kami optimis kerja sama ini mampu memberikan dampak nyata, baik untuk mahasiswa, dosen, maupun masyarakat, khususnya dalam pengembangan ilmu kemaritiman dan kelautan yang berdaya saing,” ungkapnya.

Melalui perjanjian kerjasama itu, kedua institusi berkomitmen untuk mengembangkan program program bersama, termasuk kolaborasi riset terapan, peningkatan kapasitas SDM, pertukaran narasumber, hingga kegiatan pengabdian masyarakat di bidang kemaritiman, kelautan.

Diaharapkan itu menjadi tonggak penting dalam penguatan ekosistem pendidikan tinggi di Indonesia, khususnya di bidang kemaritiman dan kelautan yang strategis bagi pembangunan nasional.

Artikel Terkait